MetaTraderKitMetaTraderKitSmart Trading Tools
MARKET Senin, 19 Oktober 2026

SAHAM TEKNOLOGI MULAI PULIH, PASAR MENANTI EARNINGS DAN FED

Sentimen pasar mulai membaik setelah ekspektasi kenaikan suku bunga Fed menurun, mendorong rebound saham teknologi dan gold, sementara oil terkoreksi akibat potensi peningkatan pasokan Rusia.

DOLAR MULAI STABIL, EURO TERTEKAN GEJOLAK POLITIK PRANCIS Pasar mata uang memulai pekan dengan dolar AS bergerak relatif stabil setelah sebelumnya turun mendekati level terendah bulan ini. Dollar Index berada di sekitar 101,83 dan mendapat sedikit dukungan dari pelemahan euro. EUR/USD turun ke sekitar 1,1225 setelah meningkatnya kembali ketidakpastian politik di Prancis. Gelombang demonstrasi terkait biaya hidup menambah kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi dan pasar obligasi Prancis yang sebelumnya sudah menghadapi tekanan akibat masalah fiskal. USD/JPY bertahan di sekitar 158,00. Yen belum menunjukkan penguatan berarti meskipun Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda mengatakan inflasi dasar Jepang sudah cukup dekat dengan target 2 persen. Australian dollar menguat ke sekitar 0,6965, sementara poundsterling relatif stabil di sekitar 1,3329. Fokus pasar pekan ini mulai bergeser ke pertemuan Federal Reserve pada 28 Oktober dan European Central Bank pada 29 Oktober. Menjelang dua keputusan tersebut, volatilitas mata uang berpotensi meningkat terutama jika muncul perubahan ekspektasi terhadap arah suku bunga. MINYAK TURUN SETELAH AS LONGGARKAN SANKSI RUSIA, RISIKO HORMUZ MASIH MEMBATASI PENURUNAN Harga minyak mengalami koreksi setelah Amerika Serikat melonggarkan sebagian besar sanksi dan tarif terhadap Rusia, membuka peluang meningkatnya kembali pasokan energi Rusia ke pasar global. Brent turun sekitar 1,7 persen ke area 108 dolar per barel setelah sebelumnya naik hampir 5 persen sepanjang pekan lalu. Keputusan Washington untuk menangguhkan sejumlah sanksi terhadap Rusia memberikan harapan bahwa ekspor minyak dan diesel Rusia dapat meningkat. Langkah tersebut menjadi faktor utama yang menekan harga oil pada awal pekan. Namun harga minyak masih berada di level tinggi karena risiko pasokan dari Timur Tengah belum mereda. Iran menyatakan proposal untuk membuka kembali Selat Hormuz dalam tujuh hari masih berlaku. Namun belum ada kesepakatan antara Washington dan Tehran, sementara serangan terhadap kapal di kawasan tersebut masih menjadi ancaman terhadap distribusi energi global. Konflik antara Arab Saudi dan kelompok Houthi di Yaman juga masih berlangsung dan berpotensi mengganggu jalur pengiriman energi. Dengan kondisi tersebut, peningkatan pasokan Rusia memberikan tekanan turun terhadap oil, tetapi risiko Timur Tengah membuat koreksi harga masih berpotensi terbatas. GOLD MENGUAT SETELAH PELUANG KENAIKAN SUKU BUNGA FED KEMBALI MENURUN Harga emas bergerak naik ke sekitar 4.173 dolar per ounce setelah pasar kembali mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve pada Oktober. Komentar Fed Chair Kevin Warsh membuat pelaku pasar melihat kemungkinan besar bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan berikutnya. Probabilitas Fed mempertahankan suku bunga pada 28 Oktober berada di sekitar 84 persen, sementara kemungkinan kenaikan 25 basis poin turun menjadi kurang dari 20 persen. Ekspektasi suku bunga yang lebih stabil memberikan dukungan bagi emas karena mengurangi tekanan opportunity cost terhadap aset yang tidak menghasilkan bunga. Selain kebijakan Fed, kekhawatiran terhadap utang dan kondisi fiskal global juga mendukung permintaan gold sebagai aset lindung nilai. Permintaan dari investor China dan bank sentral global tetap menjadi faktor positif dalam jangka menengah. Diversifikasi cadangan devisa dan ketidakpastian ekonomi membantu menjaga minat terhadap emas. Namun dalam jangka pendek, penguatan gold masih berpotensi terbatas selama yield obligasi tetap tinggi dan dolar belum mengalami pelemahan signifikan. SAHAM TEKNOLOGI MULAI REBOUND SETELAH SELL OFF AI, EARNINGS JADI UJIAN BERIKUTNYA Futures saham AS bergerak positif pada awal pekan. S&P 500 Futures naik sekitar 0,5 persen, Nasdaq 100 Futures menguat sekitar 1 persen, sementara Dow Jones Futures naik tipis sekitar 0,1 persen. Penguatan tersebut menunjukkan investor mulai kembali masuk ke sektor teknologi setelah tekanan tajam pada saham AI sepanjang pekan sebelumnya. Nasdaq Composite sebelumnya turun sekitar 4,5 persen dalam satu minggu dan mengakhiri empat minggu penguatan berturut turut. S&P 500 juga turun hampir 2 persen. Kekhawatiran utama pasar masih berasal dari besarnya kebutuhan pembiayaan pembangunan infrastruktur AI dan pertanyaan mengenai apakah perusahaan dapat menghasilkan return yang cukup cepat untuk menutup biaya investasi tersebut. CoreWeave menjadi salah satu contoh utama setelah sahamnya turun sekitar 25 persen dalam lima sesi. Pasar sekarang menunggu laporan keuangan perusahaan teknologi besar termasuk Meta Platforms dan Tesla. Hasil earnings akan menjadi ujian apakah pertumbuhan laba masih cukup kuat untuk mendukung valuasi sektor teknologi yang tinggi. Jika laporan keuangan mampu menunjukkan pertumbuhan solid dan monetisasi AI yang jelas, rebound teknologi dapat berlanjut. Sebaliknya, hasil yang mengecewakan berpotensi kembali meningkatkan tekanan terhadap Nasdaq. DOLAR BERTAHAN DI AREA 101,8 JELANG KEPUTUSAN FED Dollar Index bergerak di sekitar 101,83 setelah sebelumnya mengalami koreksi dari level tertinggi dalam 18 bulan. Tekanan terhadap dolar muncul setelah komentar Fed Chair Kevin Warsh membuat pasar semakin yakin bahwa Federal Reserve kemungkinan besar tidak menaikkan suku bunga pada pertemuan Oktober. Fed funds futures menunjukkan sekitar 84 persen peluang suku bunga tetap dipertahankan. Meski demikian, dolar masih mendapatkan dukungan dari ketidakpastian global dan tekanan terhadap mata uang Eropa. Gejolak politik dan fiskal Prancis kembali memberikan tekanan terhadap euro sehingga membantu menjaga Dollar Index tetap stabil. Risiko geopolitik di Timur Tengah juga masih memberikan dukungan terhadap dolar sebagai aset defensif. Dengan keputusan Fed tinggal sekitar satu minggu, pergerakan dolar berpotensi lebih banyak konsolidasi sambil menunggu petunjuk kebijakan berikutnya. MARKET OUTLOOK SENTIMEN PASAR MULAI MEMBAIK, TAPI EARNINGS DAN FED MASIH JADI PENENTU Secara keseluruhan, sentimen pasar mulai membaik setelah peluang kenaikan suku bunga Fed menurun dan investor kembali masuk ke saham teknologi setelah sell off besar. Gold mendapat dukungan dari ekspektasi Fed yang lebih dovish, sementara oil terkoreksi setelah potensi peningkatan pasokan Rusia. Namun risiko geopolitik Timur Tengah, tekanan fiskal Eropa dan ketidakpastian terhadap profitabilitas investasi AI masih membatasi optimisme. Fokus utama pasar pekan ini tertuju pada laporan keuangan perusahaan teknologi serta persiapan menuju keputusan Fed pada 28 Oktober.
Belum punya akun? Daftar gratis untuk mulai memakai tools MetaTraderKit.
Daftar Sekarang
Kembali